Stl

About

Diterbitkan oleh BIBOKI

Selamat Datang  Masuk Toggle navigation Sisa Kemegahan Kerajaan Biboki di Desa Adat Tamkesi Desa Adat Tamkesi diapit dua gunung batu, yang dipandang sebagai gunung kembar. Dibangun di atas bebatuan cadas, desa ini masih menyimpan sisa kemegahan salah satu kerajaan besar di Timor, Kerajaan Biboki dari abad 18.  Desa Adat Tamkesi merupakan desa tradisional yang terletak di Kabupaten Timor Tengah Utara. Pemandangan dan alamnya masih alami, budaya masyarakat lokalnya juga masih kental. Secara administratif, desa ini masuk ke dalam wilayah Desa Tautpah, dan berjarak sekitar 60 km dari Kota Kefamenanu. Dulunya, Tamkesi merupakan pusat kerajaan atau Sonaf Biboki, tepatnya pada 1865. Desa ini terletak di antara dua gunung batu yang dianggap kembar, yaitu Gunung Oepuah dan Gunung Tapenpah. Gunung-gunung ini melambangkan dualisme kosmis dan dimanifestasikan dalam berbagai hubungan.  Gunung di sebelah timur dianggap sebagai sisi laki-laki dan bayang-bayang laki-laki, sedangkan yang di bagian barat merupakan lambang sisi perempuan dan bayang-bayang perempuan. Keduanya membentuk pah nitu atau tanah air yang dipercaya sebagai tempat asal-usul. Benteng Batu Berlapis Pemukiman desa adat Tamkesi dikelilingi benteng lapis tiga, dengan dinding tebing yang tersusun dari bebatuan yang ditata rapi sejak ratusan tahun yang lalu. Pembuatan benteng ini bertujuan untuk mempertahankan raja mereka dari serangan musuh yang kala itu adalah Belanda dan Jepang. Di area desa, masih banyak tempat keramat dan digunakan untuk upacara adat serta religi, seperti Tapenpah, Tamkesi, Oepuah, Pau Mes, dan Son Mahole. Terdapat juga bangunan berupa lopo dan umekbubu, yang merupakan rumah tradisional Suku Timor dengan atap yang terbuat dari alang-alang. Terdapat juga bangunan Neno Biboki atau Surge Biboki, yang merupakan bangunan paling sakral dan menjadi sumber kekuatan penguasa. Bangunan ini terletak pada bagian paling tinggi di bagian barat desa. sonaf-sonaf lain di desa ini, antara lain Sonaf Namnu, Sonaf Unu, Sonaf Nana di bagian tengah, Sonaf Uskenat, dan Sonaf Sul Nuaf di bagian paling bawah.  Kompleks Desa Tamkesi mempunyai dua pintu gerbang, yaitu pintu gerbang matahari naik atau Fai San Nionu, dan pintu gerbang matahari terbenam atau disebut Bel Sinkone. Ada juga empat sumber mata air, dan dua di antaranya dianggap paling suci, yaitu Haonini dan Kuluan. Desa Adat Tamkesi dari bawah bukit hingga ke atas merupakan bangunan berundak yang terdiri dari tujuh tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini adalah Tangga Lopo Ksalna, Sonaf Muni Naijufkole, Sonaf Nai Ha-Mone Ha, Sonaf Ana Leu, Sonaf Uskenat, Lopo Tainlasi-Lopo Taitoni, dan Pupna yang berisi tujuh bangunan. Foto: Christa Stefanie        Gunakan dua jari untuk menggerakkan peta   Data peta ©2019 Syarat Penggunaan     Peta Satelit Yang Seru di Nusa Tenggara Timur :  Rumah Adat di Kampung Tarung, Bermacam Nama dan Fungsi  17 September 2019 Kampung Adat Tarung hanya dihuni oleh 400 keluarga yang terdiri dari 3 hingga 4 empat keluarha untuk setiap uma. Selain tempat tinggal, uma di Kampung Adat Tarung juga memiliki berbagai fungsi dan menyimpan benda-benda peninggalan nenek moyang.  Serunya Bermain di Pantai Rua, Wisata Idola di Sumba  17 September 2019 Pantai Rua ini memiliki suasana alam yang masih asri dan bersih. Para pelancong biasanya mengunjungi pantai ini bersama keluarga dan teman-teman. Lokasinya yang tidak jauh dari kota membuat Pantai Rua selalu ramai dikunjungi masyarakat lokal.  Menuju Wae Rebo, Desa Terpencil dan Misterius  17 September 2019 Desa Wae Rebo berlokasi di Barat Daya Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara TimurPerlu tenaga ekstra untuk melakukan perjalanan kaki selama kurang lebih 3 sampai dengan 4 jam, menempuh 7 km pendakian. Oleh karena itu, jika ingin ke Wae Rebo, Sobat Pesona harus memiliki fisik yang benar-benar siap.  Mengenal Kampung Tarung dan Peninggalan Nenek Moyang Sumba  17 September 2019 Masyarakat Kampung Tarung menempati sebuah bukit yang diyakini sebagai tempat tinggal leluhur pertama Sumba, Sudi Wonanyoba. Tak hanya mendiami daerah tersebut, masyarakat amat menghormati leluhur dan mempertahankan apa yang telah diwariskan hingga saat ini. Destinasi Terdekat :  Mengenal Belu, Kabupaten di NTT yang Tak Kalah Indahdi Indonesia  18 September 2019 Ketika mendengar NTT, destinasi wisata yang paling sering terdengar atau menjadi rekomendasi adalah Labuan Bajo dan Pulau Komodo. Namun ternyata ada daerah di NTT yang juga kaya akan keindahan alam khas wilayah kepulauan, namanya Kabupaten Belu.  Sehari di Waingapu? Nih, 4 Destinasi Ikonik Sumba  16 September 2019 Waingapu, kota terbesar di pulau sumba yang tidak bisa diremehkan. Keindahan alamnya sangat memukau, penduduknya tidak terlalu padat. Catat nih, 4 destinasi ikonik Sumba yang bisa kita capai dengan mudah dari Waingapu.  Ende, Sedikit Sejarah Kemerdekaan Indonesia  17 August 2019 Menjadi saksi bisu pengasingan Bung Karno, Kota Ende memiliki pesona wisata yang mengagumkan. Pantai, danau, hingga budayanya sangat menarik untuk kita pelajari.  Kefamenanu, Kota Perbatasan Indonesia dan Timor Leste  02 August 2019 Tidak hanya desa-desa adat yang masih terjaga dengan baik, sejumlah wisata alam dengan panorama yang menakjubkan tersaji di kota perbatasan Indonesia dan Timor Leste yang bernama Kefamenanu ini.        Kementerian Pariwisata,Republik Indonesia  Kebijakan Privasi Syarat dan Ketentuan Hubungi Kami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
<span>%d</span> blogger menyukai ini: